SEKALI DAYUNG DUA TIGA PULAU TERLEWATI
Assalamu'alaikum Wr Wb
Hadirin kaum muslimin dan muslimat, yang semoga Allah rahmati kita semua, tema kita pada saat ini adalah “Sekali dayung dua tiga pulau terlewati.”
Kira-kira apa makna pribahasa itu?
Itulah pribahasa orang dahulu. Apa makna yang terkandung dalam kata itu?
Maknanya adalah sekali mengerjakan maka dapat menyelesaikan dua atau tiga pekerjaan sekaligus atau bahkan lebih, dalam satu waktu.”
Kaitannya dengan bulan Ramadhan apa?
Jama’ah shalat isya dan tarawih yang dirohmati Allah, tentu pribahasa di atas bisa pula kita kaitkan dengan bulan yang mulia ini, yaitu satu orang, bisa mendapatkan pahala dua atau tiga orang atau bahkan lebih dalam satu waktu.
Amalan apa itu?
Yaitu memberi makan orang yang berbuka puasa. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan kabar gembira dengan sabdanya, “Barangsiapa yang memberi makan orang yang (berbuka) puasa, maka baginya pahala semisal orang yang berpuasa, tanpa dikurangi dari pahala orang yang berpuasa sedikitpun” (HR. At-Tirmidzi: 807 dan Ibnu majah: 1746)
Sebagai faedah: memberi makan orang yang berbuka puasa ada beberapa bentuk;
1. Mengundangnya untuk makan di rumah, atau
2. Membuatkan makanan dan mengirimkan untuknya, atau
3. Membelikan makanan untuknya. (lihat “Panduan Lengkap
Puasa Ramadhan, hal 80.” karya Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi dan Ustadz Syahrul Fatwa)
Kalau kita menjamu satu orang saja untuk berbuka, maka pahala puasanya akan kita dapatkan dan tidak mengurangi pahala orang itu sedikitpun. Lalu, bagaimana kalau yang kita jamu ada 5 orang? Atau satu masjid? Berapa banyak pahala yang didapat?
Penutup
Hadirin kaum muslimin dan muslimat yang kami hormati, mari kita gunakan kesempatan emas ini untuk menjamu berbuka puasa keluarga, kawan, tetangga dan siapa saja. Supaya kita bisa meraih pahala yang berlipat-lipat ganda. Sekali dayung dua tiga pulau terlewati. Wassalam